(Humas MAN 2 Samarinda) — Tim futsal MAN 2 Samarinda menorehkan prestasi membanggakan pada AXIS Nation Cup 2026 di Jakarta, Sabtu (31/10). Mewakili regional Kalimantan, tim madrasah tersebut berhasil menempati peringkat keempat nasional sekaligus meraih penghargaan Fair Play.
Keberhasilan tersebut diraih setelah melalui babak penyisihan di Samarinda dan regional Kalimantan di Banjarmasin. Pada kedua tahapan itu, MAN 2 Samarinda tampil sebagai juara pertama sehingga berhak melaju ke putaran nasional menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai daerah.
Tim yang bertolak ke Jakarta, Kamis (29/10), diperkuat sepuluh pemain, yakni Muhammad Abid Radifa (XII-B), Devan Aditya Ramadhan (XI-H), Abdul Hafizh Nashih Islami (XII-E), Akhdan Khairullah (XII-Ag 2), Achmad Ridho Ghiffari (XII-H), Muhammad Rehaldi Alfiannur (X-H), Satria Dwi Rizki (XII-G), Zaky Arjuna Prasetyo (XI-H), Muhammad Mubarak (X-H), dan Muhammad Qeenandro Ayyasy (X-H).
Pada putaran nasional, MAN 2 Samarinda langsung memulai pertandingan dari babak perempat final. Tim berhasil mengamankan tiket semifinal setelah menundukkan lawannya dengan skor tipis 2-1. Namun, langkah menuju final terhenti setelah kalah 1-5 dari SMK Nusantara pada semifinal.
Kekalahan tersebut membawa MAN 2 Samarinda ke pertandingan perebutan tempat ketiga. Dalam laga penentuan itu, tim kembali harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-5. Hasil tersebut menempatkan MAN 2 Samarinda pada peringkat keempat nasional. Meski belum berhasil meraih posisi tiga besar, tim tetap membawa pulang penghargaan Fair Play.
Kapten tim, Abdul Hafizh Nashih Islami, mengaku bangga atas perjuangan rekan-rekannya. “Saya sangat senang dan bangga bisa membawa nama sekolah ini bertanding di kejuaraan nasional dengan kekompakan tim hingga sampai ke puncak even nasional di Jakarta,” ungkap Hafizh.
Sebelum berlaga, pelatih Ariq menerapkan latihan tiga kali sepekan disertai pertandingan uji coba untuk meningkatkan kekompakan dan kesiapan pemain.
Pembina Olahraga MAN 2 Samarinda, Ika Susanti, menyebut keberhasilan tersebut sebagai pencapaian tertinggi tim futsal madrasah selama sekitar 20 tahun dirinya mengajar.
Kepala MAN 2 Samarinda, Sapini, turut mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu bersaing di tingkat nasional di tengah padatnya pembelajaran keagamaan.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa peserta didik madrasah mampu bersaing di bidang olahraga sekaligus menjunjung tinggi sportivitas. Capaian tersebut diharapkan memotivasi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan mengharumkan nama madrasah. (sk)