(Humas MAN 2 Samarinda) – Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Samarinda berhasil meraih juara pertama dalam dua kompetisi fisika tingkat nasional dan regional Kalimantan. Prestasi tersebut diraih Andrean Rizky Ardani pada National Physics Competition (NPC) 2026 yang diselenggarakan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Kayla Izzatunisa Al Fachrezy pada Physics Competition (PHYSTON) 2026 yang digelar Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Keberhasilan keduanya diumumkan Rabu (7/10).
Andrean, siswa kelas XII-B, berhasil meraih juara I NPC 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNY. Sementara itu, Kayla, siswa kelas XII-A, menyabet juara I PHYSTON 2026 tingkat regional Kalimantan yang diselenggarakan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM, Banjarmasin.
Kepala MAN 2 Samarinda, Sapini, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kedua siswanya. Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dalam bidang sains, baik di tingkat regional maupun nasional. “Alhamdulillah, keberhasilan Andrean dan Kayla menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan unggul dalam bidang sains. Terima kasih kepada guru pembimbing dan seluruh pihak yang telah mendukung. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan membawa nama baik madrasah,” ujarnya.
Guru pembimbing, Alfan Cahya Pratama, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan ketekunan kedua siswa selama menjalani persiapan kompetisi. Latihan soal secara intensif, kedisiplinan, serta semangat belajar menjadi bagian penting dalam menghadapi persaingan.
Alfan menilai Andrean dan Kayla memiliki rasa ingin tahu yang tinggi serta kemauan kuat untuk menguasai materi fisika. Keduanya juga menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti setiap tahapan bimbingan hingga berhasil meraih prestasi terbaik.
Sementara itu, Andrean mengaku bersyukur atas keberhasilannya meraih juara pertama tingkat nasional. Ia menyampaikan terima kasih kepada orang tua, kepala madrasah, dan guru pembimbing yang terus memberikan dukungan selama persiapan lomba.
Hal senada disampaikan Kayla. Menurutnya, persaingan pada kompetisi tingkat regional Kalimantan cukup ketat. Namun, berkat persiapan yang matang, bimbingan intensif, dan motivasi dari pihak madrasah, ia mampu menghadapi kompetisi dengan baik.
Keberhasilan Andrean dan Kayla semakin menambah deretan prestasi MAN 2 Samarinda di bidang akademik. Capaian tersebut diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, mengembangkan potensi, dan berani berkompetisi di berbagai bidang, khususnya sains dan teknologi. (ev)