Samarinda (Madrasah) – Tim LDBI MAN 2 Samarinda berhasil meraih juara 2 dalam ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) oleh Kemendikbudristek, Puspernas. Peserta LDBI berasal dari 16 sekolah tingkat atas se-Kota Samarinda. Sekolah tersebut yaitu SMAK Sunodia, MAN 2, SMAN 10, SMA Asisi, SMAN 11, SMAN 1, SMAN 2, SMA IM, SMAN 16, SMAN 3, SMAN 7, SMAN 6, SMAN 9, SMAN 13, SMAN 12, SMAK WRS.
LDBI dilaksanakan dalam jaringan (daring) pada Senin dan Selasa (14 dan 15/7). Jadwal debat sangat padat, pada pukul 07.00 - 08.00 peserta online check in dan bergabung zoom. Hari pertama disajikan tiga babak. Debat berakhir pada pukul 15.00 Wita.
Pada hari kedua dimulai pada jam yang sama dengan hari pertma, yaitu pukul 07.00—08.00. diawali dengan peserta online check in dan bergabung zoom. Bedanya, pada hari kedua hanya disajikan dua babak. Jadi, secara keseluruhan LDBI dilaksanakan dengan lima babak. Pada babak terakhir setelah istirahat, salat, dan makan (ishoma) dilanjutkan dengan pengumuman pemenang pada Selasa (15/7).
Juri LDBI yang dikuti 16 sekolah tingkat atas ini berasal dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Mulawarman (Unmul), dan Universitas Airlangga (Unair). Siswa berprestasi dalam Tim LDBI MAN 2 Samarinda tersebut adalah Andieni Bilbina Balqis yang sekarang duduk di Kelas XII-H, Muhammad Royyan Ar Rassyid berasal dari kelas XII-A, dan Azira Nazwa Alifah yang masih duduk di kelas XI-A.
Pembina ekskul debat bahasa Indonesia (DBI), Evi Gustiana Arianti, mengatakan bahwa anak-anak sangat bersemangat ketika mengikuti lomba. “Mereka mencari bahan debat, mencari mosi yang pernah didebatkan, dan belajar bersama. Ketika berlatih, saya mendampingi mereka dan selalu mengingatkan mereka agar berusahan mempertahankan pendapat secara santun serta dapat menghargai pendapat lawan,” papar Evi.
Demikian pula yang disampaikan Kepala Madrasah, Sapini. Ia sangat mengapresiasi perjuangan siswa dalam mengharumkan madrasah. “Semangat anak-anak luar biasa. Mereka selalu ke madrasah untuk berlatih meskipun sedang libur kenaikan kelas. Siswa semacam ini patut kita apresiasi dan terus kita dukung serta kita dorong minat mereka pada setiap lomba,” ungkap Sapini tersenyum bahagia. (nh)